Al-Ghazali memaknai qalb sama halnya dengan ‘aql, yakni “yang mengetahui ilmu yaitu hati yang halus, dan ilmu tentanghakikat–hakikatperkara.Adapunakalituadalahsifat Al Ghazali menekankan tugas pendidikan adalah mengarah pada realisasi tujuan keagamaan dan akhlak, dimana fadhilah (keutamaan) dan taqarrub kepada Allah merupakan tujuan yang paling penting dalam pendidikan.4 Menurut Al Ghazali, tujuan pendidikan yaitu pembentukan insan paripurna, baik di dunia maupun di akhirat. Menurut Imam Al Ghazali pula According to Imam al-Ghazali, everyone has a responsibility to fulfill their needs through halal and thoyyib goods, by prioritizing ethics and norms in their acquisition and use (Syaputra, 2017). Dari pandangan ini, terlihat konsistensi Al-Ghazali tentang keserasian antara ilmu dan amal, akidah dan syari’ah, serta hakikat dan syariat. Baca Juga: Kesufian Imam Ahmad bin Hanbal. Pandangan Al-Ghazali tentang al-Qur’an dan klasifikasinya, untuk menarik sebuah benang merah bahwa al-Qur’an merupakan sumber ilmu dan kebenaran. Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd.

pertanyaan tentang imam al ghazali